Niat Cari Tambahan Halal, Polisi Penjual Sosis Ini Malah Dikeroyok Satpol PP

3724

006346900_1467089056-Penertiban_PKL_sosis_bakar_Semarang

Seorang polisi muda anggota Satlantas Polsek [Semarang] Barat berniat menambah pendapatannya secara halal. Untuk itu selepas piket ia berjualan sosis bakar di kaki lima Jalan Pahlawan Semarang.

Sayangnya, niat baik mencari rezeki halal itu tak selamanya berjalan mulus. Saat berjualan ia dikeroyok puluhan anggota Satpol PP Kota Semarang.

Polisi kreatif nahas itu bernama Brigadir Mahfud Wahyu Prasetya. Setiap hari, usai berdinas ia menggelar dagangannya dengan sebuah gerobak. Karena jadwal piket yang tak pasti, ia merekrut seorang anak muda sebagai karyawan. Sandi namanya.

Kejadiannya Minggu malam, 26 Juni lalu. Seperti biasa Brigadir Mahfud menemani Sandi berjualan di Jalan Pahlawan Semarang. Tak berapa lama setelah menggelar dagangannya, tiba-tiba ada satu truk petugas Satpol PP sedang menertibkan PKL. Tibalah para polisi pengawal perda ini ke lokasi gerobak Brigadir Mahfud.

Tanpa basa-basi atau memberi peringatan, puluhan Satpol PP Kota Semarang itu langsung mengangkat gerobak Mahfud dan hendak dinaikkan ke atas truk. Saat itulah ketegangan terjadi.

Menurut Mahfud ia sudah berbicara baik-baik agar gerobaknya tak diangkat. Karena memang didesain dengan gerobak beroda agar bisa dipindah.

“Saya pilih gerobak, bukan tenda karena bisa digeser saat dinilai mengotori,” kata Mahfud kepada petugas piket Polrestabes Semarang saat melaporkan kasus penganiayaan itu, Senin, 27 Juni 2016.

Halaman Selanjutnya >>

1
2
SHARE

JANGAN LEWATKAN INI JUGA.....

loading...