Microsoft Sebut Chrome ‘Sedot’ Baterai Laptop Paling Boros

install-Google-Chrome-

Google Chrome memang menjadi salah satu browser yang paling banyak digunakan. Akan tetapi, masih banyak saja yang mengeluhkan Google Chrome kerap bikin laptop ‘low batt’.

Kini, browser besutan raksasa teknologi tersebut tengah diuji oleh Microsoft demi melihat seberapa besar daya konsumsi baterai yang dihabiskan.

Rival Google tersebut mengadakan eksperimen dengan membuka empat browser yang berbeda, yaitu Mozilla Firefox, Microsoft Edge, Google Chrome dan Opera dalam empat perangkat Surface Books.

Seperti disampaikan laman Mirror, Kamis (23/6/2016), mereka menguji streaming video pada browser masing-masing agar bisa melihat berapa lama baterai laptop bertahan.

Terbukti, Google Chrome hanya bertahan selama 4 jam 19 menit dan setelahnya laptop langsung mati karena baterai habis. Setelahnya, barulah laptop yang menggunakan Mozilla Firefox mati setelah bertahan 5 jam 9 menit.

Sementara Opera, browser yang diklaim memiliki modus power saving yang mampu menghemat baterai laptop, duduk di peringkat kedua. Laptop yang menggunakan browser Opera hanya mampu bertahan 6 jam 18 menit.

Menariknya, Opera memiliki fitur recognition ketika laptop Anda low batt dan belum dicolok. Browser tersebut secara otomatis akan mengurangi background activity, pause plug-ins dan animasi tersembunyi.

Peringkat pertama diduduki oleh Microsoft Edge, yaitu browser besutan Microsoft. Laptop yang menggunakan browser reinkarnasi Internet Explorer tersebut mampu bertahan selama 7 jam 22 menit, 70 persen lebih lama dari Google Chrome.

Soal Google Chrome bisa bikin laptop low batt memang sudah menjadi perkara lama. Bahkan, Google berjanji akan bekerja untuk menanggulangi isu tersebut.

Hingga uji coba ini dilakukan, tampaknya Google belum juga mengulik mengapa browser andalannya mampu menyedot daya baterai dengan cepat.

JANGAN LEWATKAN YANG INI....

loading...