5 Negara dengan Durasi Puasa Terpanjang

2735

Salah satu rukun puasa adalah menahan diri dari sesuatu yang membatalkan mulai dari terbit fajar sampai tenggelamnya matahari. Namanya juga rukun, maka ini tidak bisa tak dipatuhi jika ingin puasa diterima. Bagi kita rukun ini mungkin biasa, tapi nyatanya bisa sangat memberatkan bagi saudara se-Muslim di belahan dunia lain.

Ya, ini adalah tentang durasi rentang waktu yang berbeda-beda antara satu negara dengan lainnya. Di Indonesia, kita hanya perlu menahan lapar dan yang bikin batal selama kurang lebih 13 jam saja. Hal ini berbeda dibandingkan negara lain yang durasinya jauh lebih lama. Namun, karena ini adalah rukun, maka umat Muslim di sana pun tetap melaksanakan puasa dengan rentang waktu yang lebih lama.

Kita harus benar-benar bersyukur nih karena jarak fajar dan magrib sangat normal di sini. Tidak seperti deretan negara berikut yang  durasi puasanya benar-benar ekstrem.

1. Umat Muslim Islandia Berpuasa Selama 22 Jam Saja

Ya, kamu tidak salah baca kok, umat Muslim di sana memang berpuasa seharian penuh minus dua jam. Bagaimana rasanya? Ya, bisa dibayangkan sendiri.

Tak hanya menahan lapar dengan ekstrem, mereka juga harus maintain waktu buka, terawih, dan sahur secara pas. Pasalnya, mereka hanya memiliki dua jam saja sampai fajar terbit.

Kondisi ini sangat menyusahkan dan memberatkan tentu saja. Akhirnya para ulama ada yang berpendapat orang-orang Islandia silakan mengikuti sahur dan buka berdasarkan durasi Arab.

Sebagian orang pun mengikuti aturan ini, tapi sebagian lagi tetap berpatokan matahari. 22 jam puasa pasti rasanya sangat melelahkan.

2. Swedia Juga Tak Kalah Ekstrem

https://i1.wp.com/3.bp.blogspot.com/-WsqyxS7z2Vo/V1feoOLEK0I/AAAAAAAAJQE/esLTqm5IY8Y26eeJj97S28YPbBTJkNo8QCKgB/s1600/Swedia%2BJuga%2BTak%2BKalah%2BEkstrem.jpg?w=640&ssl=1

Dilihat dari letak geografisnya, Islandia dan Swedia berada di garis lintang yang sama. Ini artinya matahari di Swedia juga punya durasi matahari yang lamanya seperti Islandia, meskipun tak sama persis.

Jika di Islandia matahari bersinar hampir 22 jam, di Swedia berkurang menjadi 20 jam saja.

Meskipun hanya berkurang dua jam saja, tapi tentu saja puasa di sini sangat melelahkan. Puasa dilakukan hampir seharian penuh dikurangi sekitar empat jam saja.

Hal ini juga membuat orang-orang Swedia juga direpotkan dengan buka, tarawih, dan sahur yang harus bisa dilakukan selama empat jam saja.

Halaman Selanjutnya >>
1
2
3
SOURCEboombastis.com
SHARE

JANGAN LEWATKAN INI JUGA.....

loading...